Tampilkan postingan dengan label Opinion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opinion. Tampilkan semua postingan

02 Maret 2008

Privacy Policy

IT for You Privacy Statement

What follows is the Privacy Statement for all IT for You blogs including all the websites run under the infocomnet domain.

Please read this statement regarding our blogs. If you have questions please ask us via our contact form.

Email Addresses

You may choose to add your email address to our contact list via the forms on our websites. We agree that we will never share you email with any third party and that we will remove your email at your request. We don’t currently send advertising via email, but in the future our email may contain advertisements and we may send dedicated email messages from our advertisers without revealing your email addresses to them. If you have any problem removing your email address please contact us via our contact form.

Ownership of Information

IT for You is the sole owner of any information collected on our websites.

Comments/Message Boards

Most IT for You websites contain comment sections (a.k.a. message boards). We do not actively monitor these comments and the information on them is for entertainment purposes only. If we are alerted to something we deem inappropriate in any way, we may delete it at our discretion. We use email validation on most of our message boards in order to reduce “comment spam.” These email addresses will not be shared with any third party.

Cookies

Currently we assign cookies to our readers in order to save their preferences. This data is not shared with any third party. Accessing our websites is not dependent on accepting cookies and all major browsers allow you to disable cookies if you wish.

Third Party Cookies

Many of our advertisers use cookies in order to determine the number of times you have seen an advertisement. This is done to limit the number times you are shown the same advertisement. IT for You does not have access to this data.

Traffic Reports

Our industry-standard traffic reporting records IP addresses, Internet service provider information, referrer strings, browser types and the date and time pages are loaded. We use this information in the aggregate only to provide traffic statistics to advertisers and to figure out which features and editorials are most popular.

Legal proceedings

We will make every effort to preserve user privacy but IT for You may need to disclose information when required by law.

Business Transitions

If IT for You is acquired by or merges with another firm, the assets of our websites, including personal information, will likely be transferred to the new firm.

Links

IT for You websites frequently link to other websites. We are not responsible for the content or business practices of these websites. When you leave our websites we encourage you to read the destination site’s privacy policy. This privacy statement applies solely to information collected by IT for You

Notification of Changes

When IT for You makes changes to this privacy policy we will post those changes here.

Contact Information

If you have any questions regarding our privacy policy, please contact us.
Read More..
Share with Facebook Share

27 Februari 2008

Operator Celluler Tariff War 2008

Di awal tahun 2008 ini, Para provider layanan seluler tanah air berlomba-lomba menurunkan tarif. Perang tarif antar operator ini menyusul keputusan dari Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) yang meminta para pelaku industri telekomunikasi di Indonesia. Sebagai dampaknya jika sebuah operator seluler tidak ikut menurunkan tarifnya tentu akan ditinggalkan oleh pelanggannya. Mengingat perilaku "konsumen pulsa" di tanah air yang suka gonta-ganti maupun sekedar coba kartu HP, termasuk saya. hiks 3x.

Sebut saja misalnya mulai dari Simpati yang meluncurkan Simpati PeDe-nya dengan tarif flat Rp0,5 /dtk ke sesama nomor Telkomsel, yang langsung menikam XL yang pada tahun 2007 telah memulai tarif Rp1/dtk nya. Tidak mau terima XL langsung menurunkan tarifnya lagi menjadi Rp0,1 /dtk. Kemudian sekarang perang semakin ramai dengan provider Indosat yang menurunkan tarif IM3 nya menjadi flat Rp0,01 / dtk.

Tarif yang disebutkan di atas semuanya adalah tarif iklan yang digemborkan masing-masing operator. Tentu saja banyak peraturan dari pelaksanaan tarif itu sendiri yang biasanya selalu ditulis kecil-kecil agar tak terbaca konsumen, hiks 3X. In my opinion, cuma telkomsel yang agak jelas dan tidak rumit soal peraturan tarifnya. Ini penting lho demi hidup-mati pulsa kita, jangan sampai kita dikibuli.

Operator boleh perang, asalkan konsumen semakin diuntungkan. Jangan sampai hanya cuma karena berebut massa pelanggan, kualitas dari suara telepon menjadi down. Bahkan bukan rahasia lagi sering terjadi noise atau crosstalk sewaktu kita nelpon. Saya pernah make Simpati nelpon interlokal jam 7 malam, suara diujung telpon seperti hidup segan mati tak mau, kadang seperti suara orang nangis. Sepertinya dari segi kualitas XL berada di atas, karena suaranya yang jernih mungkin juga karena pelanggannya masih sedikit.

Perang tarif murah flat per detik ini, tampaknya belum begitu kentara pada jaringan CDMA, mungkin karena pelanggannya masih sedikit dan hanya ada pada kota-kota besar. Kalo melihat tarif sekarang, tarif nelpon GSM malah lebih murah daripada CDMA.

Namun yang masing disayangkan belum turunnya harga tarif untuk akses data/GPRS dari operator seluler. Bagi saya ataupun kamu yang sering ngenet atau chatting lewat kartu ponsel tersambung ke PC atau langsung di ponsel tentu penurunan tarif GPRS akan sangat ditunggu-tunggu. Soal ini tarif termurah masih dipegang oleh IM3 dengan tarif Rp1 /Kb atau Rp100/menit nya.

Menurut kabarnya juga, tarif internet di Indonesia sekarang tergolong mahal dibandingkan negara lainnya. Dengar-dengar juga, pemerintah akan segera menurunkan tarif bandwidth. semoga cepat saja, biar cepat-cepat langganan internet dirumah.

Note: Writer has been using GSM cards such as Simpati, As, XL bebas, Mentari. Now, IM3 as daily number phone. Writer also usually nyambangi website detikinet.com
Read More..
Share with Facebook Share

26 Februari 2008

Visit Indonesia Year 2008

Welcome to indonesia
"The sound of invitation is rising, waiting for you to come.. It's time to visit Indonesia"

visit indonesia year 2008
Read More..
Share with Facebook Share

10 Februari 2008

Peranan e-learning saat ini

Saat ini telah terjadi perubahan paradigma pembelajaran terkait dengan ketergantungan terhadap guru/dosen dan peran guru/dosen dalam proses pembelajaran (Pannen , 2005). Proses pembelajaran seharusnya tidak 100% bergantung kepada guru lagi (instructor dependent) tetapi lebih banyak terpusat kepada siswa (student-centered learning atau instructor independent). Guru juga tidak lagi dijadikan satu–satunya rujukan semua pengetahuan tetapi lebih sebagai fasilitator atau konsultan (Resnick, 2002). Ditambah lagi dengan semakin banyaknya tenaga pengajar yang melanjutkan studi ke tempat lain. Sehingga jumlah tenaga pengajar yang berada di tempat semakin berkurang. Oleh karena itu dibutuhkan suatu konsep pengajaran jarak jauh (distance) yang memungkinkan berlangsungnya proses perkuliahan oleh tenaga pengajar yang berada di tempat lain.

E-learning telah mendorong demokratisasi pengajaran dan proses pembelajaran dengan memberikan kendali yang lebih besar kepada siswa/mahasiswa (Kirkpatrick , 2001). Hal ini sesuai dengan prinsip penyelenggaraan pendidikan nasional seperti termaktub dalam Pasal 4 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa “pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural, dan kemajemukan bangsa”. Selain itu, regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah juga telah memfasilitasi pemanfaatan e-learning sebagai substitusi proses pembelajaran konvensional. Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 107/U/2001 dengan jelas membuka koridor untuk menyelenggarakan pendidikan jarak jauh di mana e-learning dapat memainkan perannya.

Selain Teknologi Informasi (TI) akan sangat mewarnai masa depan, TI juga mengubah tidak hanya terhadap apa yang seharusnya dipelajari oleh siswa/mahasiswa, tetapi juga apa yang dapat dipelajari (Resnick , 2002). Sangat mungkin banyak hal yang seharusnya atau dapat dipelajari siswa/mahasiswa tetapi tidak bisa dimasukkan ke dalam kurikulum karena “ruang” yang terbatas atau kompleksitas yang tinggi dalam mengajarkannya. Terkait dengan ini, paradigma pembelajaran yang sebelumnya mengandaikan bahwa sumber daya pembelajaran hanya terbatas pada materi di kelas dan buku harus diubah. Hadirnya TI, terutama internet, telah menyediakan sumber daya pembelajaran yang tidak terbatas. Internet juga memfasilitasi terwujudnya e-learning.

Untuk menfasilitasi e-learning dengan bantuan koneksi Internet, dalam beberapa tahun terakhir, telah dikembangkan banyak aplikasi yang dirancang untuk mendukung proses pembelajaran. Salah satu aplikasi ini disebut dengan Learning Management System (LMS). LMS ini mengintegrasikan banyak fungsi yang mendukung proses pembelajaran seperti menfasilitasi berbagai macam bentuk materi instruksional (teks, audio, video), e-mail, chat, diskusi online, forum, kuis, dan penugasan. Beberapa contoh LMS yang ada saat in adalah Moodle, Claroline, dan Atutor. LMS open souce Moodle paling banyak digunakan di berbagai Univrsitas Indonesia

Dengan paparan di atas dapat disimpulkan bahwa perlu kiranya untuk membangun sebuah web LMS. Dengan adanya e-learning berbentuk LMS ini akan memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan secara online, sehingga tidak dibatasi oleh masalah ruang dan waktu. Selain itu diharapkan permasalahan yang terjadi seperti pada perkuliahan konvensional dapat dihindarkan, seperti masalah dosen yang tidak punya waktu untuk bertatap muka dengan mahasiswa secara terus menerus atau ruang kuliah yang penuh dan terbatas.

NB:
Tulisan di atas adalah latar belakang dari Proposal Tugas Akhir saya tentang pembangunan Web LMS.
Maaf sekarang agak jarang mem-posting karena lagi nyibukin diri nulis laporan penelitian (skripsi)
Read More..
Share with Facebook Share

15 Januari 2008

Kunjungan Professor Guido Bakema ke Unand

Professor Guido Bakema
Pada awal tahun 2008, persisnya tanggal 3 Januari , Universitas Andalas (Unand) kedatangan seorang profesor asal Belanda,Prof Guido Bakema. Beliau adalah profesor dari Han University di kota Arnhem, Belanda. Beliau merupakan pakar ICT, sistem informasi. Beliau memberikan kuliah umum yang diadakan di Aula Fakultas Teknik Unand.

Pada kuliah umum ini beliau memperkenalkan sepintas tentang universitas asalnya,Han University. Kuliah umum dimoderatori oleh dosen Teknik Industri, Ibu Difa yang merupakan mahasiswa bimbingan Prof Guido sewaktu Ibu Difa mengambil S2 di Han University. Ikut menghadiri juga kuliah umum ini Dekan Fakultas Teknik, DR. Febrin Anas Ismail serta Ketua Jurusan Teknik Industri.

Beliau memperkenalkan dan mensimulasikan sebuah program database yang bernama CaseTalk. Software untuk merancang database ini dikembangkan oleh beliau bersama timnya dari HAN University.

software casetalk
Beliau juga sempat diminta oleh Dekan Fakultas Teknik untuk menilai rancangan kurikulum Sistem Informasi yang dibuat oleh Surya Afnarius, Ph.D dan beliau menilai dengan baik dengan beberapa catatan tambahan. Beliau juga menekankan perlunya kerjasama tim (teamwork) dalam dunia ICT. Prof juga bercerita tentang pengalamannya mengunjungi beberapa kota di Indonesia seperti Bukit Tinggi, Banda Aceh, Bandung dan kota-kota lainnya di Indonesia.
Read More..
Share with Facebook Share

09 November 2007

Tujuan Blog

Disini akan diposting informasi-informasi terbaru tentang teknologi informasi. Informasinya bisa berupa berita terbaru, trik tentang komputer, website dan lain-lain. Semua info dan trik yang diberikan mudah-mudahan berguna buat pengunjung.
Read More..
Share with Facebook Share